Skip to content

Penyesuaian Diri Makhluk Hidup terhadap Lingkungannya

2010 December 11
Posted by koenank_212
  1. Cara Hewan Menyesuaikan Diri dengan Lingkungannya

Setiap hewan mempunyai kemampuan yang berbeda-beda dalam menyesuaikan diri dengan lingkungaannya. Penyesuaian diri ini berguna untuk memperoleh makanan dan mempertahankan diri dari musuhnya.

  1. Penyesuaian Hewan untuk Memperoleh Makanan

Setiap hewan memiliki cara tersendiri dalam memperoleh makanan. Makhluk hidup menggunakan alat-alat tubuhnya untuk memperoleh makanan.

  1. Burung

Setiap jenis burung makanannya berbeda-beda. Ada yang berupa cairan, biji-bijian, atau daging. Oleh karena itu bentuk paruh setiap jenis burung berbeda-beda.

  1. Burung pipit mempunyai paruh yang pendek dan kuat. Bentuk paruh ini sesuai untuk memakan jenis biji-bijian. Paruh ini berfungsi menghancurkan biji.
  2. Burung elang mempunyai paruh kuat,tajam dan melengkung bagian ujungnya. Paruh ini untuk mencabik mangsanya.
  3. Bebek mempunyai paruh yang berbentuk sudu. Bentuk paruh ini untuk mencari makanan ditempat becek, berlumpur dan air.
  4. Burung pelatuk mempunyai paruh yang panjang, kuat, runcing. Paruh burung pelatuk untuk mencari serangga yang bersembunyi di kulit pohon, atau dalam lubang pohon.
  5. Burung kolibri mempunyai paruh berbentuk panjang dan runcing. Bentuk paruh ini memudahkan burung kolibri menghisap nektar.

Bentuk kaki berbagai burung juga bermacam-macam.

  1. Kaki burung kakaktua untuk memanjat.
  2. Kaki ayam untuk mengais tanah
  3. Burung elang mempunyai kaki yang kuat dan kuku tajam untuk mencengkeram.
  4. Burung pipit mempunyai kaki langsing untuk bertengger.
  5. Serangga

Serangga mempunyai alat khusus untuk memperoleh makanan. Misalnya kupu-kupu mempunyai alat penghisap. Nyamuk mempunyai bentuk mulut penusuk dan penghisap. Mulut nyamuk berbentuk tabung panjang dan tajam(runcing). Mulut ini untuk menusuk kulit manusia dan hewan.

Jangkrik mempunyai bentuk mulut penggigit dan pengunyah. Mulut ini mempunyai gigi-gigi kecil untuk mengunyah makanan yang berupa daun.

  1. Unta

Unta hidup di daerah padang pasir yang kering, gersang dan panas. Pada saat minum unta mampu meneguk air dalam jumlah banyak. Air itu disimpan sebagai cairan tubuh. Unta memiliki punuk. Punuk itu berisi cadangan makanan. Jika tidak memperoleh makanan unta akan menggunakan makanan cadangan tersebut.

  1. Penyesuaian Hewan untuk Melindungi Diri dari Musuh
    1. Cecak dan Kadal

Cecak dan Kadal memutuskan ekornya bila diserang oleh musuh. Tindakan hewan memutus bagian tubuhnya disebut Autotomi. Hal ini dilakukan untuk mengelabui musuhnya. Ekor yang telah putus pada hewan-hewan itu dapat tumbuh kembali.

  1. Bunglon

Bunglon dapat merubah warna kulit sesuai dengan lingkungannya. ketika berada di pohon berwarna coklat, bunglon akan berubah menjadi coklat. Tindakan hewan mengubah warna kulitnya saat melindungi diri dinamakan mimikri.

  1. Kalajengking, Lebah, kelabang

Hewan- hewan ini menggunakan sengatnya untuk melindungi diri. Sengat tersebut mengeluarkan zat beracun yang dapat melukai musuh atau pemangsanya.

  1. Cumi-cumi,Sotong dan gurita

Hewan-hewan ini hidup di laut, ketika diserang musuh hewan ini mengeluarkan cairan hitam seperti tinta. Akibatnya air menjadi keruh dan hewan ini melarikan diri.

  1. Landak

Landak mempunyai kulit berduri dan kaku. Saat mengahadp bahaya landak mengembangkan durinya. Selain itu landak juga membelakangi musuh, jadi tubuh musuh akan tertusuk duri.

  1. Walang Sangit

Walang sangit hinggap di dedaunan untuk mencari makan. Walang sangit dapat mengeluarkan bau yang sangat menyengat, bau ini untuk mengusir musuhnya.

  1. Cara Tumbuhan Menyesuaikan Diri dengan Lingkungannya

Tumbuhan juga dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya. tumbuhan mempunyai cara untuk menyesuaikan diri.

  1. Penyesuaian Tumbuhan untuk Melindungi Diri dari Musuhnya

Tumbuhan memiliki bagian tubuh untuk melindungi diri, bagian tubuh setiap hewan berbeda-beda.

  1. Bambu

Bambu mempunyai rambut-rambut halus, saat menyentuhnya tangan akan terasa gatal. Rambut halus tersebut menyebabkan gatal-gatal di kulit.

  1. Bunga mawar, putri malu

Bunga mawar dab putri malu mempunyai duri.duri tersebut untuk melindungi diri dari musuhnya. Duri tersebut dapat melukai hewan yang mengganggunya.

  1. Pohon nangka, karet,dan bunga kamboja

Jenis tumbuhan ini mampu mengeluarkan getah, getah dapat menempel ke tubuh hewan yang mengganggunya. Getah yang menempel menyebabkan hewan sulit bergerak.

  1. Buah durian

Kulit buah durian memiliki duri yang sangat tajam. Duri ini sebagai alat pertahanan diri dari musuhnya. Kulit berduri membuat biji yang berada di dalam buah terlindungi. Biji ini digunakan sebagai alat berkembang biak.

  1. Ciri Khusus Tumbuhan Berdasarkan Tempat Hidupnya

Tumbuhan menyesuaikan diri untuk mempertahankan hidupnya. Tumbuhan yang hidup di air maupun di tempat kering.

  1. Tumbuhan Air

Teratai, eceng gondok adalah jenis tumbuhan yang hidup di air, tumbuhan tersebut menyesuaikan diri dengan lingkungannya dengan cara yang berbeda-beda.

Teratai akarnya berada di dasar perairan dan batangnya berada. di dalam air. Daunnya menyembul di permukaan, daun tumbuhan teratai lebar dan tipis. Bentuk daun seperti ini dapat memudahkan penguapan.

Tumbuhan enceng gondok akarnya tidak menancap di dasar perairan. Akarnya sangat lebat dan berguna untuk menjaga keseimbangan agar tidak terbalik. Tumbuhan enceng gondok dapat mengapung di air karena di seluruh batangnya terdapat rongga.

  1. Tumbuhan Kering

Tumbuhan di daerah kering berhemat dalam menggunakan air. Salah satunya dengan mengurangi penguapan. Jadi air yang keluar dari daun bisa berkurang.

Beberapa tumbuhan mempunyai cara tersendiri untuk mengurangi penguapan. Ada yang menggugurkan daunnya seperti pohon jati dan pohon mahoni.

Sementara itu kaktus menyesuaikan dengan lingkungannya dengan dua cara. Pertama mengubah bentuk daunnya menjadi duri. Kedua batangnya berdaging dan berkulit tebal, batang yang seperti ini untuk menyimpan air. Saat musim hujan kaktus menyerap air sebanyak-banyaknya. Air tersebut disimpan di dalam batang. Cadangan air ini digunakan ketika musim kering.

No comments yet

Leave a Reply